Busana Pengantin Melayu

Hai!! post kali ini saya akan menjelaskan tentang Busana Melayu untuk Pernikahan

Aemel

Untuk Pengantin Laki-laki disebut “Teluk Belanga”

Untuk Pengantin Wanita disebut “Kebaya Labuh”

Bisa anda liat di dalam gambar itu tertulis bagian-bagian pakaian Adat Melayu. Adat melayu berasal dari riau. Pakaian merupakan simbol budaya yang menandai perkembangan, akulturasi, dan kekhasan budaya tertentu. Pakaian dapat pula menjadi penanda bagi pemikiran masyarakat, termasuk pakaian tradisional masyarakat Melayu Riau. Pakaian tradisional Riau terdiri atas pakaian harian dan pakaian resmi/pakaian adat.

Pakaian harian dipakai setiap hari, baik oleh anak-anak, dewasa, maupun orang tua. Pakaian sehari-hari dikenakan untuk berbagai kegiatan harian, misalnya saat bekerja di ladang, bermain, ke laut, di rumah, maupun kegiatan yang lain. Jenis pakaian untuk perempuan dikelompokkan menjadi pakaian perempuan anak-anak dan pakaian perempuan dewasa (O.K. Nizami Jamil, et al. 2005:15-16).

Sedangkan pakaian resmi atau pakaian adat dikenakan pada acara-acara tertentu yang berkenaan dengan kegiatan resmi atau pada saat acara adat. Warna, bentuk, dan model pakaian adat ditentukan berdasarkan filosofi masyarakat Melayu Riau yang mengandung nilai-nilai tertentu.

Masyarakat Melayu Riau masih memegang adat dengan teguh. Pengaruh adat terasa dalam sikap dan perilaku sebagian besar masyarakat, terutama di daerah pedesaan/perdalaman. Adat Melayu Riau adalah adat yang bersendikan syariat Islam (M.A. Effendi, 2004:9). Islam dan adat Melayu saling mempengaruhi yang kemudian membentuk satu budaya baru, yang salah satunya tercermin dalam pakaian yang dikenakan.

Selain itu, pakaian dan perhiasan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan atau kegunaan estetika, namun juga mengandung semangat tertentu. Semangat tersebut melingkupi nilai budi dan kejujuran hidup (Siti Zainon Ismail, 2004: 33).

 

Sonipsis Novel

LOTR 3

 

Title: The Lord of the Rings #3 : The Return of the King (Kembalinya Sang Raja)
No. ISBN: 979220556x
Author: J.R.R. Tolkien
Publisher: Gramedia Pustaka Utama
Year Published: November – 2003
Category: Novel
Language: Indonesian

SINOPSIS

Ini adalah bagian ketiga The Lord of The Rings.

Bagian pertama, The Fellowship of the Ring (Sembilan Pembawa Cincin),

mengisahkan bagaimana Gandalf si Kelabu menemukan bahwa cincin yang

dimiliki Frodo si Hobbit ternyata sebenarnya Cincin Utama, penguasa semua

Cincin Kekuasaan. Di dalamnya diceritakan tentang pelarian Frodo dan

pendamping-pendampingnya dari kampung halaman mereka yang damai di

Shire, dikejar teror para Penunggang Hitam dari Mordor, sampai akhirnya,

dengan bantuan Aragorn sang Penjaga Hutan dari Eriador, mereka tiba di

Rumah Elrond di Rivendell setelah melewati bahaya-bahaya yang dahsyat.

Rapat Akbar Dewan Penasihat Elrond diadakan. Di sana diputuskan untuk

mencoba menghancurkan Cincin Utama, dan Frodo ditunjuk sebagai Pembawa

Cincin. Kemudian dipilihlah anggota-anggota kelompok Pembawa Cincin yang

bertugas membantu Frodo dalam perjalanannya: sedapat mungkin pergi ke

Gunung Api di Mordor, satu-satunya tempat Cincin itu bisa dimusnahkan.

Sembilan Pembawa Cincin itu adalah: Aragorn, dan Boromir putra penguasa

Gondor, mewakili Manusia; Legolas putra Raja Peri dari Mirkwood, sebagai wakil

kaum Peri; Gimli putra Gloin dari Gunung Sunyi, sebagai wakil kaum Kurcaci;

Frodo dengan pelayannya Samwise, dan kedua kerabatnya yang masih belia,

Meriadoc dan Peregrin, wakil kaum Hobbit; serta Gandalf si Kelabu.

Para Pembawa Cincin melakukan perjalanan rahasia jauh dari Rivendell di

Utara, sampai suatu saat mereka gagal dalam upaya melintasi puncak

Caradhras di musim salju, lalu mereka dituntun oleh Gandalf melewati gerbang

tersembunyi dan masuk ke Pertambangan Moria yang luas, sambil mencari jalan

di bawah pegunungan. Di sana Gandalf jatuh ke dalam jurang gelap setelah

bertempur dengan makhluk mengerikan dari neraka. Aragorn, yang ternyata

putra mahkota Raja-Raja Barat zaman purba, kemudian memimpin rombongan

itu keluar dari Gerbang Timur Mona, melewati negeri Peri, Lorien, dan

mengarungi Sungai Anduin, sampai mereka tiba di Air Terjun Rauros. Mereka sudah menyadari bahwa perjalanan mereka dipantau mata-mata, dan makhluk

mengenaskan bernama Gollum, yang pernah menjadi pemilik Cincin Utama dan

masih mendambakannya, sedang mengikuti jejak mereka.

Tibalah saatnya mereka harus memutuskan apakah akan pergi ke timur, ke

Mordor; atau pergi dengan Boromir untuk mendukung Minas Tirith, ibukota

Gondor, dalam perang yang akan segera berkobar; atau saling memisahkan diri.

Ketika ternyata Pembawa Cincin sudah bertekad melanjutkan perjalanannya

yang nekat ke negeri sang Musuh, Boromir berusaha merebut Cincin dengan

kekerasan. Bagian pertama berakhir dengan tergodanya Boromir oleh Cincin

Utama; pelarian dan lenyapnya Frodo bersama pelayannya Samwise; dan

tercerai-berainya sisa rombongan Pembawa Cincin oleh serangan mendadak

pasukan Orc, yang sebagian melayani Penguasa Gelap dari Mordor, dan

sebagian lainnya adalah anak buah pengkhianat dari Isengard, Saruman.

Perjalanan sang Pembawa Cincin rupanya sudah dibuyarkan oleh malapetaka.

Bagian kedua (Buku Tiga dan Empat), The Two Towers (Dua Menara),

mengisahkan sepak-terjang masing-masing anggota rombongan setelah

Sembilan Pembawa Cincin tercerai-berai. Buku Tiga menceritakan penyesalan

dan kematian Boromir, serta penghanyutan jenazahnya dalam perahu yang

dilepaskan mengarungi Air Terjun Rauros; tentang ditangkapnya Meriadoc dan

Peregrin oleh pasukan Orc, yang membawa mereka ke Isengard melewati

padang-padang timur Rohan; dan tentang pengejaran mereka oleh Aragorn,

Legolas, dan Gimli.

Muncullah kemudian para Penunggang Kuda Rohan. Pasukan berkuda yang

dipimpin Eomer sang Marsekal, mengepung pasukan Orc di perbatasan Hutan

Fangorn, dan memusnahkan mereka; tapi kedua hobbit melarikan diri ke dalam

hutan dan di sana mereka bertemu Treebeard si Ent, penguasa rahasia Fangorn.

Ketika mendampinginya, kedua hobbit menyaksikan bangkitnya amarah bangsa

Pohon dan perjalanan mereka ke Isengard.

Sementara itu Aragorn dan kawan-kawannya bertemu Eomer yang baru pulang

dari pertempuran melativan Orc. Eomer meminjami mereka kuda-kuda, dan

mereka melanjutkan perjalanan ke hutan. Dalam perjalanan mencari kedua hobbit, mereka bertemu lagi dengan Gandalf yang sudah kembali dari kematian,

dan kini menjadi Penunggang putih, namun masih terselubung jubah kelabu.

Bersama Gandalf mereka melaju melintasi Rohan sampai ke balairung Raja

Theoden dari Mark, di mana Gandalf menyembuhkan raja tua itu dan

membebaskannya dari sihir Wormtongue, penasihatnya yang jahat, yang

sebenarnya merupakan komplotan Saruman. Kemudian mereka maju bersama

Raja dan pasukannya untuk bertempur melawan pasukan Isengard, dan ikut

berperan dalam kemenangan tipis pertempuran di Homburg. Kemudian Gandalf

menuntun mereka ke Isengard. Di sana mereka menemukan benteng megah itu

sudah menjadi puing berkat bangsa Pohon, sedangkan Saruman dan

Wormtongue terkepung dalam menara Orthanc yang masih gigih bertahan.

Dalam pembicaraan di depan pintu, Saruman menolak untuk menyerah, maka

Gandalf memecatnya dan mematahkan tongkat sihirnya, meninggalkan Saruman

di bawah pengawasan para Ent. Dari sebuah jendela tinggi Wormtongue

melemparkan sebentuk batu ke arah Gandalf, namun tidak kena sasaran, dan

batu itu dipungut oleh Peregrin. Ternyata itu salah satu dari tiga palantiri yang

masih tersisa, Batu Penglihatan dari Numenor. Larut malam, Peregrin tergoda

oleh Batu itu; ia mencurinya dan memandang ke dalamnya, sehingga

terungkaplah dirinya di depan Sauron. Buku ketiga berakhir dengan kedatangan

Nazgul yang melintas di atas padang Rohan. Hantu Cincin yang menunggang

kuda terbang ini adalah pertanda perang akan segera dimulai. Gandalf

menyerahkan palantir pada Aragorn, dan pergi ke Minas Tirith sambil membawa

Peregrin.

Buku Keempat menceritakan Frodo dan Samwise yang kini tersesat di

perbukitan gersang Emyn Mull. Dikisahkan bagaimana mereka lolos dari

perbukitan, dan disusul oleh Smeagol-Gollum; dan bagaimana Frodo

menjinakkan Gollum, bahkan hampir melenyapkan kekejiannya, sehingga

Gollum mengantar mereka melintasi Rawa-Rawa Mati dan daratan-daratan yang

telah rusak, sampai ke Morannon, Gerbang Hitam Negeri Mordor di Utara.

Ternyata mustahil bisa masuk lewat Gerbang itu, dan Frodo menerima saran

Gollum: agar mencari “jalan masuk rahasia” yang diketahui Gollum, di sebelah selatan di Gunung Bayang-Bayang, di tembok-tembok barat Mordor. Dalam

perjalanan ke sana, mereka ditawan pasukan pengintai bangsa Gondor yang

dipimpin Faramir, adik Boromir. Faramir menemukan rahasia misi mereka, tapi Ia

berhasil menolak godaan yang membuat Boromir takluk, dan ia melepas

kepergian mereka pada tahap terakhir perjalanan mereka ke Cirith Ungol, Celah

Labah-Labah; ia memperingatkan mereka bahwa tempat itu penuh bahaya maut,

yang belum diceritakan sepenuhnya oleh Gollum pada mereka. Saat mereka

sampai ke Persimpangan Jalan, dan mengambil arah menuju kota. Minas Morgul

yang mengerikan, kegelapan besar keluar dari Mordor, menyelubungi seluruh

daratan. Lalu Sauron mengirim pasukannya yang pertama, di bawah pimpinan

Raja para Hantu Cincin: Perang Cincin sudah dimulai.

Gollum menuntun kedua hobbit menuju jalan rahasia yang menghindari Minas

Morgul, dan dalam kegelapan akhirnya mereka sampai ke Cirith Ungol. Di sana

Gollum kembali ke wataknya yang keji, dan berupaya mengkhianati kedua hobbit

itu masuk dalam perangkap , penguasa celah tersebut, Shelob, makhluk yang

mengerikan. Namun ia terhalang oleh kepahlawanan Samwise, yang menangkis

serangan Shelob dan melukainya.

Bagian kedua berakhir dengan pilihan Samwise. Frodo, yang sudah disengat

Shelob, tergeletak mati, atau begitulah kelihatannya: misi mereka terpaksa

berakhir dengan malapetaka, atau Samwise harus meninggalkan majikannya.

Akhirnya Sam mengambil Cincin dan berusaha melanjutkan sendirian misi yang

tampaknya sia-sia itu. Tapi tepat saat Ia akan masuk ke daratan Mordor,

beberapa Orc datang dari Minas Morgul dan turun dari menara Cirith Ungol yang

berfungsi menjaga puncak celah. Dalam keadaan tidak tampak karena memakai

Cincin, Samwise menguping percakapan para Orc bahwa Frodo bukan mati, tapi

hanya pingsan. Namun sudah terlambat ketika ia mengejar mereka; para Orc

menggotong tubuh Frodo ke terowongan yang menuju pintu belakang menara

mereka. Samwise jatuh pingsan di depannya ketika pintu itu berdentang tertutup.

Saat Samwise bangun dia sudah di dalam menara itu dan dia bisa membebaskan Frodo hanya dengan sebuah pisau kecil yang diambil di lantai. Mereka sudah di negeri mordor mereka harus menghancurkan cincinnya. Di sana ada sebuah gunung yang aktif dan akan meletus jadi disana lah mereka menjatuhkan cincinnya. Sebelumnya mereka memakai baju tentara iblis dan mereka masuk melewati gerbang selatan sepaya Frodo dan Samwise selamat melewati mata sauron, tentara manusia dipimpim oleh Gandalf, Aragorn, Lagolas dan Gimli menyerang melewati gerbang utara dan para Orc menyerang mereka. Frodo hampir menghancurkan cincin itu tetapi karena tergoda dengan kekuatannya dia memakai cincin itu dan menghilang dan gullum kembali lagi untuk mengambil cincinnya saat Frodo dan gullum berantem, frodo jatuh kedalam gunung itu tetapi samwise membantu frodo dan dia tidak jatuh tetapi gullum dan cincin itu hancur. Dan semua kegelapan musnah dari muka bumi. Arogorn menjadi raja negeri Gondor dan Frodo kembali kedesanya di shire dan membuat sebuah buku tentang petualangannya.

Basketball

Basketball

Hi all this is my score at Basketball :).

And at first My score is pretty bad so I got to make it better.

I got better every week 🙂 but not for the Lay ups i can’t do it because it needs a thin guy to do this

so he could jump higher than me :(.

 

Zat Adiktif

Scan0003

ini adalah poster saya mengenai Zat adiktif yaitu rokok

Rokok memiliki zat yang membahayakan hidup sebagai berikut:

1. Nikotin

Pengaruh bagi tubuh manusia :
~ menyebabkan kecanduan / ketergantungan
~ merusak jaringan otak
~ menyebabkan darah cepat membeku
~ mengeraskan dinding arteri

2. Tar

Pengaruh bagi tubuh manusia :
~ membunuh sel dalam saluran darah
~ Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
~ Menyebabkan kanker paru-paru

3. CO (Karbon Monoksida)

Pengaruh bagi tubuh manusia :
~ mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
~ menghalangi transportasi dalam darah

4. Zat karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia :
~ Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh

5. Zat Iritan

~ Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
~ Menyebabkan batuk

Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).

Presentation on Mysteries

Hi readers I hope you read all my post and this post is based on our planet strangeness.

This is  about the Loch Ness monster: (see the slides)

This slideshow requires JavaScript.

This presentation I present to my classmates and teacher with Angeline.

Slope activity

This is my 27th post this is our activity in slope measurement

This is my slope wheel

Snapshot_20130320

In this semester we learn about Pythagoras theorem. We learn it with the formula that is:

A2+B2=C2 look at this photo:

pythag theorem pic

The c is called Hypotenuse or the longest line is a triangle.

This formula is only for right-angled triangle.

 

PANCASILA BUDDHIS

PANCASILA BUDDHIS

Pembuka:

Namotasa bhaggawato samma sam bhuddhasa 3x

Namo bhuddhaya

Dalam kehidupan ini sering kita berjumpa dengan peristiwa misalnya;

Berbohong, mencuri, membunuh, pelecehan seksual di sekolah, pemakain narkoba dll

Dalam ajaran Buddha sudah ada peraturan yang dijadikan pondasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang disebut pancasila buddhis yaitu 5 pantangan.

Sila pertama adalah Panatipata artinya pantang membunuh. Jika kalian membunuh makhluk hidup maka kalian melanggar aturan yang pertama. Pada dasarnya semua makluk ingin merasakan kehidupan yang bahagia.

malepaskan burung

Sila kedua adalah Adinadana artinya pantang mencuri, Akibatnya kalian akan merugikan diri sendiri karena kalian bisa masuk penjara bisa juga denda jadi jangan pernah mencuri dan ini seperti merampas hak milik orang lain.

berdana

Sila ketiga adalah Kamesu michachara artinya pantang berbuat perbuatan asusila, Akibatnya kalian bisa terkena penyakit-penyakit fatal, dan melanggar semua peraturan agama dan akan merasa dikucilkan dalam masyarakat.

keluarga bahagia

Sila keempat adalah Musawada artinya pantang Berbohong, jika kalian Berbohong kalian pasti akan Berbohong terus sampai ketahuan jadi yang rugi itu kita. Jadi jangan pernah Berbohong atau kita nanti di potong lidah kita di neraka.

jujur

Sila yang terakhir yaitu Surā meraya majja pamādatthānā artinya pantang meminum minuman yang dapat menyebabkan lemahnya kesadaran, kita bisa merasa keseimbangan kita sangat rendah dan kemungkinan besar dengan kesadaran yang rendah akan melanggar sila – sila yang berlaku.

meditasi

Ternyata saat kita melanggar Pancasila Buddhis di atas kita dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain jadi kita harus menjalankan Pancasila Buddhis sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari–hari

 Semoga semua makhluk berbahagia, Semoga Sang Tiratana selalu memberkahi saudara, sekian dan terima kasih.